YayBlogger.com
BLOGGER TEMPLATES

Kamis, 02 Februari 2012

di-ngin

Dingin.
Kenapa dingin selalu berarti sendiri? Dan kenapa sendiri selalu berarti sepi?
Tidak ada yang bisa kubayangkan lagi, tapi masih ada yang kurindukan. Itukah sepi? Itukah sendiri? Itukah dingin? Sekaku itu kah rasanya?
Aku suka hujan, aku suka dingin. Tapi terkadang aku takut. Takut jika dingin itu menusukku terlalu dalam dan merobek harapanku. Takut jika hujan itu membawa pergi semua memoriku. Karena itu, setiap hujan aku mengangis. Supaya hujan tidak membawa pergi memoriku, hanya membawa pergi air mataku saja.

in a lonely afternoon

Sabtu, 17 Desember 2011

a little thing to understand ( also posted in http://www.mybluepillow.tumblr.com )

Hidup ini perjalanan, sama seperti samudra. Kita nggak akan pernah tau apa yang akan terjadi depannya, apakah kita akan sampai di daratan dengan selamat ataukah menabrak gunung es di tengah perjalanan? Apakah kita akan tersenyum ketika menginjakkan kaki di daratan, ataukah kita akan sampai di daratan dengan percik-percik darah dan desahan lemah di tubuh, atau malah kita akan sampai di daratan dengan mata yang tidak akan terbuka lagi?

Hari ini kita di sini, di dalam kapal pesiar mewah ditemani angin laut yang dingin. Mungkin besok kita bisa terapung di atas balok-balok kayu sambil terengah-engah tanpa suara, menunggu uluran tangan seseorang? Atau malah tenggelam di dasar laut, tidur bersama ikan-ikan yang akan mengais tubuh kita?

MISTERI

Semuanya itu misteri dan untuk mengetahuinya, kita tak perlu mencari, tak perlu memecahkan. Yang harus kita lakukan hanyalah menjalani misteri itu sendiri, mencoba mengerti mengapa sebuah misteri terkuak dan misteri lain datang lagi. Itulah hidup.

Selasa, 01 November 2011

Tentang yang tak Terkatakan


Aku merasakannya di sini, di bagian dadaku yang pernah tercabik dan kemudian terbalut lagi dengan rapi.
Aku merasakannya di sini, di selubung merah tak berasa namun aku dapat mengkhayalkannya.
Aku merasakannya di sini, di antara napasku yang lapar.

Aku takut tercabik lagi, jadi aku berusaha untuk tidak merasakannya.
Aku takut selubung itu remuk, jadi aku berusaha untuk tidak merasakannya.
Aku takut lapar lagi, jadi aku berusaha untuk tidak merasakannya.
Aku takut bernapas dan sakit lagi...

Sabtu, 27 Agustus 2011

The New Me

Oke balik lagi ke aku yang sekarang udah jadi anak SMA. Bangga banget ya kayaknya? Pastinya dooong, secara aku udah bukan anak SMP yang masih bisa dikatai bau tengik, bau kencur, segala macam bau laaah. Nggak banyak yang berubah kok, kecuali seragam aja tentunya yang berubah warna jadi putih abu-abu. Aku ya masih tetep gini, masih tetep item, kucel, tapi manis *huek :D Someone under the sky juga tetep nggak berubah kok ;)

Terus... apalagi yah? Segitu aja deh. Lagi malas blogging.

Tetep tunggu post-post aku selanjutnya yaaa ;) mau bertapa dulu, nyari inspirasi untuk apa yang harus aku post nanti. See you later, papay ~

Minggu, 03 Juli 2011

Ini takdir? Kebetulan? Atau...

Aku ngga pernah nyangka kebetulan itu memang ada. Ah ini kebetulan, atau do'a yang dikabulkan? Atau takdir? Atau apa yaaa?
3 Juli 2011, tadi sore itu, aku habis ngantar makanan ke rumah keluarga bareng bapakku. Terus rencana mampir buat beli martabak dekat RS. Kebetulan kalo mau ke RS aku biasanya lewat TO. Dan di situ lagi banyak anak motor yang ngumpul, maklum Minggu sore. Dan taraaaaa tatapanku terpaku sama satu orang yang aku ngga sangka-sangka dia ada di situ hey!
Pils yang aku kangenin sebulan lamanya, yang pengeeeeen banget aku liat mukanya, yang tiap sebelum tidur aku pasti berdo'a untuk bisa liat dia lagi, yang semalam sebelumnya aku tulis di twit-ku kalo aku ngga rela berangkat sebelum ketemu dia!
Dan lalalalala alhamdulillah do'aku terjawab, penantianku yang panjang terkalbulkan!
Huaaaaa aku sampai lemes saking deg-degannya *aneh. Akhirnya pas bapakku nunggu martabak, dengan alasan mau keliling-keliling, aku paculah motor kembali ke tempat dia tadi. Aku tutup kaca helm-ku, dan satu hal yang kusyukuri, helm-ku kacanya kaca pelangi, jadi wajahku ngga nampak!

Aku lewat di depan kumpulannya dia, ngeliat dia pake baju hitam, ketawa. God, aku langsung lemes!
Aku mutar, lewat lagi di depan dia, dia lagi ngelihatin orang-orang yang lewat di jalanan.
Aku mutar lagi, dia nyobain sarung tangan kulit mungkin punya temennya sambil ketawa-ketawa.
Aku mutar *lagi, ngeliat kostumnya. Oh, itu kan tas yang dia pake waktu perpisahan, duh jadi keingetan :'D
Aku mutar *yang keberapa kalinya ya? Masih ngeliat kostumnya. Dia lagi pake celana jins abu-abu!
Aku mutar, dia lagi nunduk ngambil sesuatu yang jatuh.
Aku mutar lagi, ah kenapa dia pasang muka nakal gitu?
Aku mutar, mikir, ada yang nyadar nggak ya aku udah puluhan kali mutar-mutar sini? Mudahan enggak!
Aku mutar, terus, merekam setiap adegan yang dia lakukan, yang tertangkap sekelebat mataku.
Terus terus terus sampai aku pusing, capek, sampai mataku panas!

Akhirnya aku berbalik, oke udah! Cukup! Stok kangenku udah terlampiaskan, makasih pils! :')
Aku pun kembali, aku ngga tau bisa ketemu dia lagi kayak gini atau nggak. Aku sih berharap dia ngeliat aku, ngasih senyum gitu *ah tapi ga mungkin kayaknya.
Bye! Udah, finish! Dan aku masih ngga nyangka sampai sekaraaaaaang.
Dia. Dia. DIA?! :D