Senin, 21 Mei 2012
Sabtu, 04 Februari 2012
3 Characters, D, I, and A
Sekeras apa pun kamu berusaha, selama apa pun kamu menunggu, intinya akan tetap sama, Yulan. Dia tetaplah dia. Yang tetap jauh, yang tetap beku, yang tetap tak tergapai.
Sampai mati pun aku menunggu apa tetap begitu? Bisa jadi. Menyerahlah.
Bagaimana kalau hatiku tetap tak mau menyerah? Lawan kata hatimu!
Bagaimana kalau suatu saat dia memberiku harapan? Bagaimana kalau dia membuang harapan itu lagi?
Seburuk itu kah dia? Menurutmu?
Iya, dia buruk.
Jumat, 03 Februari 2012
Supermoon in My Lens
SUPERMOON itu tanggal berapa? Yihaaa aku juga lupa. Tapi yang jelas sehari sebelum supermoon yang heboh dibicarain orang-orang itu, aku udah ngeliat kalo bulan emang beda banget, dekat, indah, lebih bulat. Mungkin karena aku penggemar bulan kali yaaa? Oh oke langsung aja deh yaaa liat hasil jepretanku yang aneh tapi gapapalah buat kenangan-kenangan aja, supermoon kan ga sering kali munculnya haha.
Nggak kelihatan jelas, tapi inilah yang ketangkap di kameraku yang udah aku zoom sampe batas terakhirnya haha *maksa banget yak* warna jingganya indah kan?
Nggak kelihatan jelas, tapi inilah yang ketangkap di kameraku yang udah aku zoom sampe batas terakhirnya haha *maksa banget yak* warna jingganya indah kan?
Kamis, 02 Februari 2012
di-ngin
Dingin.
Kenapa dingin selalu berarti sendiri? Dan kenapa sendiri selalu berarti sepi?
Tidak ada yang bisa kubayangkan lagi, tapi masih ada yang kurindukan. Itukah sepi? Itukah sendiri? Itukah dingin? Sekaku itu kah rasanya?Aku suka hujan, aku suka dingin. Tapi terkadang aku takut. Takut jika dingin itu menusukku terlalu dalam dan merobek harapanku. Takut jika hujan itu membawa pergi semua memoriku. Karena itu, setiap hujan aku mengangis. Supaya hujan tidak membawa pergi memoriku, hanya membawa pergi air mataku saja.
in a lonely afternoon
Sabtu, 17 Desember 2011
a little thing to understand ( also posted in http://www.mybluepillow.tumblr.com )
Hidup ini
perjalanan, sama seperti samudra. Kita nggak akan pernah tau apa yang
akan terjadi depannya, apakah kita akan sampai di daratan dengan selamat
ataukah menabrak gunung es di tengah perjalanan? Apakah kita akan
tersenyum ketika menginjakkan kaki di daratan, ataukah kita akan sampai
di daratan dengan percik-percik darah dan desahan lemah di tubuh, atau
malah kita akan sampai di daratan dengan mata yang tidak akan terbuka
lagi?
Hari ini kita di sini, di dalam kapal pesiar mewah ditemani angin
laut yang dingin. Mungkin besok kita bisa terapung di atas balok-balok
kayu sambil terengah-engah tanpa suara, menunggu uluran tangan
seseorang? Atau malah tenggelam di dasar laut, tidur bersama ikan-ikan
yang akan mengais tubuh kita?
MISTERI
Semuanya itu misteri dan untuk mengetahuinya, kita tak perlu mencari,
tak perlu memecahkan. Yang harus kita lakukan hanyalah menjalani
misteri itu sendiri, mencoba mengerti mengapa sebuah misteri terkuak dan
misteri lain datang lagi. Itulah hidup.
Langganan:
Postingan (Atom)