Saya percaya,
saya percaya kita bisa tunjukkan pada dunia bahwa kita bisa berikan yang terbaik buat dunia.
Saya selalu percaya sejak awal melihat beratus kalian dulu itu. Saya selalu dan akan selalu percaya.
Kalian tahu?
Tuhan sangat baik sudah mempertemukan saya dengan kalian. Tuhan sangat baik karena ngasih saya kesempatan buat hidup bersama kalian. Tuhan sangat baik karena memberi kalian untuk saya.
Kita, kita beratus ini tidak bisa menjanjikan banyak hal. Tapi kita punya dunia di tangan-tangan kita. Kita punya dunia di hati-hati kita.
Kita punya kebesaran yang banyak orang di luar sana tidak punya. Kita punya kebersamaan dalam tautan jari-jari kita. Kita punya kekuatan yang kita bangun dari setiap keringat yang jatuh di lapangan tempat kita mengambil posisi push up, sikap buddha, jalan jongkok, di kantin tempat sendok garpu dan ompreng kita beradu -- berlomba-lomba dengan ocehan yang keluar dari mulut kita, di koridor tempat kita menyaksikan banyak drama menjengkelkan menyedihkan, menggemberikan, dan banyak kisah lainnya.
Cinta kita...cinta kita beratus ini, sesederhana petikan gitar di malam-malam saat kita merenung. Menghitung kembali berapa lama yang kita punya, berapa ratus hari lagi yang bisa kita genggam bersama.
Cinta kita...juga sesederhana inspirasi, yang muncul dari hati, pikiran, terbawa oleh darah ke seluruh penjuru tubuh dan bermuara di mata, semangat di ujung jari-jari kita... Sesederhana cinta itu sendiri.
Cinta kita...sesederhana angka lima belas. Sesederhana saat angka lima dikalikan tiga. Sesederhana saat kita tidak butuh dua untuk membaginya. Tapi kita butuh tiga. Kenapa dua tidak lebih sederhana daripada tiga? Karena di dalam tiga ada aku, kamu, dan kita. Utuh. Itu definisi dari tiga. Dan tiga dikali lima, itulah kesederhanaan, kesederhanaan dalam cinta kita yang begitu besar.
Cintaku... tetap pegang janji kita pada dunia, ya. Dunia percaya kita mampu memetik senarnya semerdu yang dia minta, bahkan bisa lebih merdu. Dunia percaya kita punya kekuatan itu dalam setiap air mata, keringat, dan tautan jari-jari kita.
Cinta...terima kasih telah memberiku cinta ini.
Dedicated to Angkatan 15, Fifteen Inspiration for All.
Saya akan selalu merindukan kalian :')
Tidak ada komentar:
Posting Komentar